Connect with us

Properti

Ayo Serbu, Ada Rumah Tapak Rasa Apartemen di Tanjung Barat

Published

on

Sembawang Aparthouse

Berbagai konsep hunian terus dihadirkan kalangan pengembang seiring perubahan tren dan lifestyle masyarakat perkotaan. Konsep hunian rumah tapak dengan desain dan lifestyle layaknya apartemen ditawarkan di dekat koridor bisnis TB Simatupang yang bernama Sembawang Aparthouse.

Perkembangan lifestyle telah memunculkan banyak tren baru terkait lifestyle hunian khususnya untuk masyarakat perkotaan. Konsep-konsep hunian bukan lagi hanya rumah tapak tapi telah sangat berkembang mulai hunian yang dirancang kompak, hunian vertikal, hingga berbagai konsep hunian lainnya.

Hal ini membuat kalangan pengembang terus berinovasi dan berkreasi untuk menghadirkan konsep hunian yang dibutuhkan seiring tren pasar yang terus berubah itu. Salah satunya konsep apartment house (aparthouse) yang menggabungkan konsep rumah tapak dengan nuansa apartemen seperti yang ditawarkan pengembang KVP Bina Propertindo dengan menghadirkan Sembawang Aparthouse.

Baca Juga:

  1. Kopi Pakesang Khas Ternate Terpilih Jadi Kopi Rempah Terbaik se-Nusantara
  2. Kopi Takar Mandailing, Cangkirnya dari Batok Kelapa & Sedotannya dari Kayu Manis
  3. Kopi Jahe, Perekat Kehangatan Persaudaraan Masyarakat Betawi

Berlokasi di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, yang dekat dengan koridor bisnis TB Simatupang, Sembawang Aparthouse ditawarkan dengan berbagai kelebihan yaitu menggabungkan konsep hunian rumah tapak dengan nuansa seperti apartemen yang ditunjang lokasi strategis dengan status kepemilikan sertifikat hak milik (SHM) seperti layaknya rumah tapak.

“Sembawang Aparthouse menjadi persembahan terbaru kami sebagai pengembang untuk menghadirkan alternatif hunian berkonsep modern living yang mengedepankan lokasi prima ditunjang dengan aksesibilitas mudah ke berbagai kawasan Jabodetabek. Lokasi yang berada di pusat kota akan memudahkan penghuni melakukan berbagai aktivitas maupun mobilitas,” ujar Hendry Oktavianus, CEO of Aparthouse Indonesia.

Hunian ini menawarkan konsep hunian baru seiring perkembangan tren hunian untuk segmen anak muda dinamis yang akan merasakan kepraktisan berhunian layaknya apartemen sekaligus kehangatan rumah tapak. Setiap unitnya juga telah dilengkapi dengan carport lengkap dengan fasilitas keamanan dan berbagai penunjang lifestyle lainnya.

Untuk pemasaran unitnya juga telah digandeng Platform Advertising and Sales Team Integration (PASTI). Setiap unitnya juga telah menerapkan konsep rumah pintar (smart home) dan disiapkan fasilitas yang cocok untuk penghuni yaitu kafe dan club house dengan kelengkapan gym studio, fitness center, dan sebagainya.

Salah satu nilai jual utama dari unit Sembawang Aparthouse ini yaitu sertifikat kepemilikannya SHM. Ini berbeda dengan unit apartemen yang dipasarkan dengan status strata title atau hak kepemilikan bersama. Sembawang Aparthouse dipasarkan sebanyak 104 unit yang terdiri dari 92 unit aparthouse dan 12 unit SOHO. Unit aparthouse-nya mencakup hunian tiga lantai, tiga kamar tidur, tiga kamar mandi, rooftop, dan carport ekstra luas.

“Lokasi Sembawang Aparthouse mudah dijangkau dari manapun, ke gerbang tol JORR, ke MRT Fatmawati dan Lebak Bulus, Cilandak Town Square, Aeon Mall Tanjung Barat, dan sebagainya serba dekat dan mudah. Kami sangat optimistis produk yang kami tawarkan ini akan diterima pasar dengan baik dengan tingginya minat konsumen terkait lokasi maupun konsep hunian dengan luas bangunan 84 m2 dan tanah 24 m2 seharga mulai Rp1,5 miliar,” beber Hendry.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Properti

Tahun 2022 Jadi Momentum Kebangkitan Sektor Properti

Published

on

Ilustrasi properti

Perusahaan riset, konsultasi, dan manajemen properti Knight Frank Indonesia menyebut tahun 2022 ini sebagai tahun kebangkitan sektor properti. Berbagai kendala yang ada tidak membuat sektor properti kehilangan pamor terlebih subsektor residensial dan pariwisata yang akan terus meningkat.

Opimisme untuk sektor properti terus ditunjukan oleh berbagai kalangan. Sebagai sektor riil, bisnis properti di Indonesia memiliki jaminan pasar yang besar dan terbukti dengan beberapa kali krisis ditambah dengan pandemi Covid-19 awal tahun 2020 lalu, sektor properti di Indonesia masih tetap mencatatkan tren pertumbuhan.

Berdasarkan riset yang dilakukan Knight Frank Indonesia, sebanyak 90 persen pelaku industri properti optimistis sektor properti tanah air akan pulih pada tahun 2022 ini. sementara itu 57 persen lainnya menyatakan kalau sektor properti di Indonesia akan sepenuhnya bangkit pada kuartal keempat tahun ini.

Baca Juga:

  1. Kopi Pakesang Khas Ternate Terpilih Jadi Kopi Rempah Terbaik se-Nusantara
  2. Kopi Takar Mandailing, Cangkirnya dari Batok Kelapa & Sedotannya dari Kayu Manis
  3. Kopi Jahe, Perekat Kehangatan Persaudaraan Masyarakat Betawi

“Sebagian besar responden yang kami survei menyebut beberapa faktor yang membuat tahun ini menjadi era kebangkitan sektor properti. Diantaranya insentif pajak pertambahan nilai yang diitanggung pemerintah (PPN DTP) maupun dukungan regulasi untuk terus menggenjot sektor properti yang merupakan lokomotif perekonomian,” ujar Syarifah Syaukat, Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia.

Namun begitu, potensi yang besar untuk sektor properti tanah air juga dibayangi dengan berbagai kendala maupun potensi risiko yang tidak kecil. Beberapa tantangan dan risiko yang bisa terjadi antara lain naiknya gelombang inflasi di ranah global akan sangat berpengaruh pada pemulihan sektor properti di tanah air.

Selain itu ada 61 persen responden yang berpendapat, pemberlakukan kenaikan PPN dari 10 menjadi 11 persen akan memberikan dampak negatif terhadap pemulihan sektor properti yang akan terjadi. Selain itu 59 persen responden juga menyebut krisis global akibat perang Rusia-Ukrainan menjadi faktor buruk untuk kebangkitan sektor properti.

Knight Frank Indonesia juga mencatat, subsektor residensial masih mendominasi dengan porsi 60 persen sebagai sektor properti yang paling mampu dan memiliki performa positif di tengah berbagai kendala dan tantangan. Akhirnya, dengan berbagai potensi kendala dan tanganan tadi, sektor properti disebut maih akan bisa menggenjot performanya khususnya dari subsektor residensial.

Kemudian untuk wilayah Jabodetabek yang dijadikan tolak ukur sektor properti nasional masih menjadi wilayah yang menawarkan potensi pengembangan proyek properti yang baik. Disusul dengan subsektor pariwisata khususnya di wilayah pariwisata utama seperti Bali, Lombok, hingga Labuan Bajo yang juga masih sangat menarik.

Country Head Knight Frank Indonesia Wilson Kalip menambahkan, kawasan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai calon ibukota negara (IKN) Nusantara bisa menjadi kota yang potensial untuk pengembangan investasi properti dengan tetap wilayah Jabodetabek tidak kehilangan pamornya.

“Keberadaan IKN akan menghadirkan perspektif baru yang terbentuk di mana potensi investasi properti akan melebar dari kawasan bisnis strategis konvensional dan ternyata bisa juga bergerak ke ekonomi pariwisata seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo. Begitu juga nanti potensi IKN Nusantara yang masih akan terus berkembang hingga tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Continue Reading

Properti

Harga Properti di 150 Kota Dunia Naik, Bagaimana Indonesia?

Published

on

By

Properti Indonesia

Riset mengenai harga properti di 150 kota dunia mencatatkan peningkatan di seluruh benua termasuk Asia Pasifik dan Indonesia. Tren kenaikan yang terjadi juga relatif tinggi sejak tahun 2004 lalu dengan Istanbul mencatatkan kenaikan tertinggi mencapai lebih dari 63 persen secara tahunan.

Pandemi Covid-19 yang dirasakan secara global tidak membuat sektor properti anjlok bahkan masih bisa menunjukan peningkatan bisnis yang baik. Berdasarkan riset Knight Frank Global, harga produk properti residensial di 150 kota dunia pada kuartal keempat tahun 2021 malah mengalami pertumbuhan pesat mencapai 11 persen secara tahunan.

Angka ini menjadi capaian peningkatan tertinggi sejak 18 tahun terakhir atau setelah kuartal keempat tahun 2004. Dalam riset Global Residential Cities Index yang dirilis Knight Frank Global, periode kuartal keempat 2021 mencatatkan pertumbuhan harga produk residensial secara merata di perkotaan dunia.

Baca Juga:

  1. Pasar Bolu, Pasar Kerbau Terbesar di Dunia
  2. Bukan Hanya Soto, Ini 5 Destinasi Wisata Cantik di Lamongan
  3. Pantai Papuma, Mahkota Terindah dari Jember

Menurut Head of International residential Research Knight Frank Kate Everett Allen, Amerika memiliki rata-rata pertumbuhan tertinggi mencapai 15 persen diikuti oleh Eropa, Timur Tengah, dan Afrika dengan rata-rata peningkatan 11 persen. Sementara itu kawasan Asia Pasifik rata-rata pertumbuhannya di kisaran 9 persen.

“Situasi lockdown saat pandemi yang terus berlarut justru membuat masyarakat di Amerika meningkatkann tabungannya dan itu diikuti dengan peningkatan nilai ekuitas dari aset rumah yang mereka miliki. Kekayaan itu akhirnya digunakan untuk merenovasi rumah yang ditinggali maupun untuk membeli produk properti yang baru,” katanya.

Global Residential Cities Index periode kuartal keempat 2021 juga mencatat kalau Istanbul memiliki angka pertumbuhan harga hunian tertinggi di dunia sebesar 63,2 persen selama satu tahun terakhir. Sementara itu, Kuala Lumpur mengalami penurunan harga hunian tertinggi sebesar minus 5,7 persen, di mana setidaknya terdapat 10 kota yang tercatat mengalami penurunan harga residensial selama 2021.

Bagaimana dengan Jakarta? Kota ini tercatat sebagai salah satu kota yang memiliki pertumbuhan harga hunian positif di angka 1,4 persen pada kuartal keempat 2021. Hal ini juga seiring dengan indeks dari Bank Indonesia (BI) di mana data terakhir tahun 2021 yang menyatakan indeks pertumbuhan perumahan Jakarta berada di angka 1,42 persen.

BI juga menyatakan bahwa indeks harga residensial Jakarta di kuartal pertama tahun 2022 mengalami kontraksi atau berada di angka 1,04 persen. Kondisi ini juga tercermin dari performa pertumbuhan harga residensial di Indonesia namun secara umum masih mencatatkan kinerja yang positif.

Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat menambahkan, kinerja sektor properti untuk segmen residensial di Indonesia yang positif antara lain ditopang dari suku bunga kredit pinjaman yang relatif rendah dan produk properti yang dipasarkan tahan terhadap inflasi.

“Kinerja sektor properti khususnya untuk segmen residensial di Indonesia diprediksi masih akan positif sepanjang tahun 2022 ini. Pertumbuhan harga yang terbatas terjadi karena pengembang cenderung menahan kenaikan harga sambil menghabiskan stok rumah siap huninya dengan memanfaatkan insentif PPN DTP properti,” jelasnya.

Continue Reading

Properti

Mengenal KPR Syariah & Ragam Keuntungannya

Published

on

By

KPR Syariah

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR adalah jenis kredit yang menawarkan pinjaman untuk nasabah yang akan membeli rumah. Lembaga keuangan penyedia layanan KPR tidak hanya dijumpai pada bank, tetapi telah berkembang pada housing financing.

House financing adalah perusahaan keuangan yang menyalurkan pembiayaan KPR dari lembaga sekunder untuk digunakan dalam kebutuhan membangun rumah di perumahan.

Prinsip KPR adalah lembaga keuangan membiayai terlebih dahulu biaya pembelian atau pembangunan rumah dari nasabah. Kemudian nasabah akan mencicil pinjaman yang telah diberikan dengan besaran suku bunga tertentu.

Baca Juga:

  1. Pasar Bolu, Pasar Kerbau Terbesar di Dunia
  2. Bukan Hanya Soto, Ini 5 Destinasi Wisata Cantik di Lamongan
  3. Pantai Papuma, Mahkota Terindah dari Jember

Adanya suku bunga sebagai bentuk balas jasa dari lembaga keuangan yang telah memberikan pinjaman. Perlu diketahui juga, sertifikat tanah dan rumah yang telah dibangun akan dijadikan jaminan dalam KPR itu sendiri.

Tentu yang menjadi perbedaan signifikan selain beban bunga dan riba adalah proses transaksi dari kedua KPR tersebut. Pada umumnya, KPR konvensional melakukan transaksi berupa uang. Sementara itu, KPR syariah melakukan transaksi menggunakan barang, di mana barang yang dimaksud adalah rumah itu sendiri dan dilakukan dengan prinsip jual-beli (Murabahah).

Secara detailnya, jika kamu membeli rumah dengan KPR konvensional, maka kamu akan membayar pinjaman ditambah dengan bunga KPR dan biaya lainnya. Sedangkan, kalau kamu menggunakan KPR syariah, misalnya kamu membeli rumah seharga 650 juta, maka bank syariah akan membeli rumah yang kamu inginkan, lalu menjualnya kepada kamu dengan cara mengangsur.

Akan tetapi, pihak bank akan mengambil keuntungan dari penjualan rumah tersebut dengan mengambil margin keuntungan yang telah disepakati sebelumnya, misalnya 150 juta sehingga biaya yang harus kamu bayar adalah 750 juta selama masa tenor.

Jika dilihat dari bunganya, KPR syariah tidak membebankan bunga, melainkan akan langsung mengambil keuntungan dari margin penjualan rumah. Dengan demikian, biaya cicilan per bulannya sudah tetap. Sementara, bunga pada KPR konvensional akan terus mengikuti acuan fluktuasi suku bunga dari Bank Indonesia atau BI.

Sebagai contoh, misalnya dua tahun pertama tingkat bunga KPR konvensional yang ditetapkan oleh BI sebesar 6%, berikutnya suku bunga mengembang menjadi 10%. Dengan demikian, beban bungamu akan berbeda-beda nominalnya.

KPR Syariah

KPR Bank Syariah, merupakan salah satu fasilitas pinjaman untuk membeli rumah yang dikeluarkan oleh Bank Syariah. Pada sistem ini, pihak bank menerapkan sistem jual beli (murabahah), jadi pihak bank akan membeli rumah yang sudah Anda DP sesuai dengan jumlah sisa harga rumah yang belum Anda bayar. Pihak bank syariah kemudian menjualnya kembali pada Anda dengan harga dan marjin keuntungan layaknya proses jual beli biasa.

Setelah hal tersebut terutama marjin keuntungannya disepakati bersama oleh kedua belah pihak, nasabah bisa mengetahui jumlah cicilan bulanan yang harus dipenuhi selama jangka waktu pembiayaan yang juga sudah disepakati bersama antara pihak bank dan pihak nasabah.

Kelebihan KPR Syariah

Kelebihan KPR bank syariah adalah angsuranya tetap, berbeda dengan KPR konvensional yang cicilannya akan berubah sesuai dengan suku bunga yang telah diatur oleh Bank Indonesia.

Dalam KPR bank syariah tidak ada denda jika Anda melunasi cicilan sebelum waktunya, berbeda dengan KPR konvensional.

Kekurangan KPR Syariah

Karena cicilannya yang tetap maka pengguna KPR bank syariah tidak bisa menikmati cicilan yang lebih kecil seandainya suku bunga di pasar turun.

Masa tenor pinjaman pada bank KPR tidak lama, paling lama sampai 15 tahun.

Denda keterlambatan membayar cicilan KPR jenis ini biasanya lebih besar dibandingkan KPR konvensional, denda pada bank syariah bisa mencapai 5 persen.

Continue Reading

LATEST NEWS

Lifestyle20 jam ago

Anak Kecanduan Gadget? Simak 6 Tips Menghentikannya

Saat ini, anak-anak sudah menjadi lebih terbiasa bermain dengan gadget daripada bermain di luar. Mereka kecanduan game mobile, televisi, dan...

CityView1 hari ago

Perkenalkan Bubakan, Kampung Elite Para Tukang Bakso di Wonogiri

Diketahui, karena pidato dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rapat Kerja Nasional PDIP Perjuangan pada Selasa (21/6/2022) menyebut kata...

Hangout1 hari ago

Museum PETA, Simbol Penghargaan untuk Pejuang Tanah Air

Museum PETA yang berada di Bogor merupakan destinasi wisata sejarah yang dapat kalian kunjungi untuk mengenang jasa para pahlawan Indonesia....

Bisnis2 hari ago

Mantan Bos Bukalapak Ungkap Penyebab Ramai Perusahaan StartUp Tumbang

Perusahaan startup secara bersamaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya beberapa waktu lalu. Hal itu disebabkan kondisi ekonomi yang...

Teknologi2 hari ago

Mulai 1 Juli 2022, Beli Pertalite Wajib Daftar di Aplikasi Pertamina

Mulai 1 Juli 2022, aplikasi My Pertamina bakal menjadi syarat bagi pembeli untuk mereka dapat membeli bahan bakar minyak (BBM)...

Sosial-Budaya2 hari ago

Melacak Jejak Sirih dan Pinang, Budaya Nginang Masyarakat Indonesia

Tradisi nyirih kini hanya tersisa dalam sebuah masyarakat tradisional, yang notabene sedikit terpapar oleh proyek modernitas atau proses pembaratan secara...

CityView2 hari ago

Fenomena Klitih dan Munculnya Maskulinitas Semu

Fenomena Klitih mengalami pergeseran makna dari sesuatu yang positif menjadi sesuatu yang negatif. Jika dulu klitih dimaknai sebagai cara untuk menghilangkan rasa...

Internasional3 hari ago

Sebar Hoaks Tentang Operasi Militer Spesial ke Ukraina, Rusia Denda Google Rp18 Miliar

Google dikabarkan telah didenda senilai 68 juta rubel atau sekitar Rp 18 miliar oleh pengawas telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor. Di mana...

Internasional3 hari ago

Tiba di Jerman, Jokowi & Iriana Dapat Sambutan Meriah

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana beserta rombongan tiba di Munich International Airport, Munich, Jerman,...

Edukasi1 minggu ago

Pandemi dan Era Kenormalan Baru, Ini Sisi Tumpul Pembelajaran Virtual

Sejak 13 Juli 2020 lalu, sekolah memasuki masa aktif tahun ajaran baru 2020/2021. Pada masa pemantauan (transisi) kasus pandemik covid...

Internasional1 minggu ago

Mantan Presiden Rusia: AS Harus Merangkak & Memohon

Pernyataan kontroversial kembali dikeluarkan oleh Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Kali ini ia mengatakan untuk berdiskusi soal pengurangan senjata nuklir,...

Hangout1 minggu ago

Roti Gambang, Disebut Bantalan Rel, Ternyata Terbaik di Dunia

Cityzen punya bayangan yang jelas apa itu roti? Namun, pernahkah Cityzen -terutama anak-anak muda generasi Z- mendengar atau mencicipi roti gambang? Bagi...

Kesehatan-Kecantikan1 minggu ago

Dilegalkan di Thailand, Ini Ragam Efek Ganja bagi Tubuh

Kini ganja telah menjadi barang legal di Thailand. Seusai pelegalan itu, bahkan Bangkok menggelar pameran ganja dan rami 360 derajat...

Properti1 bulan ago

Tahun 2022 Jadi Momentum Kebangkitan Sektor Properti

Perusahaan riset, konsultasi, dan manajemen properti Knight Frank Indonesia menyebut tahun 2022 ini sebagai tahun kebangkitan sektor properti. Berbagai kendala...

Properti1 bulan ago

Ayo Serbu, Ada Rumah Tapak Rasa Apartemen di Tanjung Barat

Berbagai konsep hunian terus dihadirkan kalangan pengembang seiring perubahan tren dan lifestyle masyarakat perkotaan. Konsep hunian rumah tapak dengan desain...

Internasional1 bulan ago

Insiden Penembakan Maut di Sekolah Dasar Texas, 18 Anak & 3 Orang Dewasa Tewas

Para pejabat setempat mengatakan jumlah korban penembakan di sebuah sekolah dasar (SD) (sebelumnya ditulis TK) di South Texas, Amerika Serikat...

Traveling2 bulan ago

Museum Radya Pustaka, Museum Tertua di Solo yang Masih Menyimpan Hadiah Napoleon Bonaparte

Jika Cityzen jalan-jalan ke Kota Solo, boleh mampir sejenak ke museum tertua di Jawa, yakni Museum Radya Pustaka. Museum ini...

Nasional2 bulan ago

Hampir Sembuh, Ade Armando Tak Sabar Kembali Berjuang

Dosen FISIP Universitas Indonesia (UI) dan juga pegiat media sosial, Ade Armando, menjadi korban pengeroyokan saat demo 11 April 2022...

Teknologi2 bulan ago

WhatsApp Rilis 11 Fitur Baru, Begini Cara Pakainya

Pada tahun 2022 ini Whatsapp akan memperkenalkan sejumlah fitur baru yang telah dimilikinya. Berbagai fitur tersebut diciptakan agar dapat meningkatkan...

Internasional2 bulan ago

Mengerikan, Begini Penampakan Kuburan Massal Rusia & Ukraina

Perang antara Rusia dengan Ukraina menyebabkan penderitaan bagi seluruh penduduknya, terutama warga sipil. Pihak Ukraina pun melaporkan di sekitaran ibu...

Nasional2 bulan ago

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kemenkes Siapkan 13.968 Fasilitas Kesehatan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan 13.968 fasilitas kesehatan guna mengantisipasi pemudik yang sakit atau memerlukan pertolongan medis secara cepat dan memadai....

Trending